Pengelolaan Sampah Terpadu untuk Kelestarian Lingkungan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa https://doi.org/10.35719/ngarsa.v5i1.544 Authors Mohammad Rosyada UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Tedi Sigit Pramono UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Wildana Liziaroti UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Nur Intisah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Muhammad Falih Zuhaid UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Oktavia Maulatul Mu’tiqoh UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Waste bank, Environmental sustainability, Economic empowerment Abstract How to Cite Metrics References Similar Articles Waste is a critical issue in Sidomulyo Village, Pekalongan Regency, primarily due to the absence of a designated disposal facility. As a result, residents dispose of waste by burning or burying it, causing environmental pollution, public health risks, and long-term ecological damage. To address this, a waste bank initiative was introduced to promote sustainable waste management and increase community awareness. The waste bank serves not only as a means of processing waste but also as an educational tool to encourage environmental responsibility through the 3R principles: reduce, reuse, and recycle. The program employed the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, focusing on empowering local resources and capacities. Activities included community engagement, village clean-up with waste separation, and seminars on waste bank management. Findings indicate a significant increase in public awareness regarding household waste management. Moreover, the waste bank has contributed positively to both environmental cleanliness and household economic improvement. This model demonstrates that participatory and asset-based approaches can effectively promote sustainable waste solutions in rural communities. Keywords: Waste bank, Environmental sustainability, Economic empowerment Abstrak: Sampah merupakan masalah serius di Desa Sidomulyo, Kabupaten Pekalongan, yang disebabkan oleh belum tersedianya tempat pembuangan sampah. Akibatnya, masyarakat membuang sampah dengan cara dibakar atau ditimbun, yang berdampak pada pencemaran lingkungan, risiko kesehatan, dan kerusakan ekologis jangka panjang. Untuk mengatasi hal ini, program bank sampah diperkenalkan guna mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan serta meningkatkan kesadaran masyarakat. Bank sampah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengolahan sampah, tetapi juga sebagai alat edukatif untuk menumbuhkan tanggung jawab lingkungan melalui prinsip 3R: reduce, reuse, dan recycle. Program ini menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemberdayaan potensi lokal. Kegiatan meliputi pendekatan komunitas, kerja bakti pemilahan sampah, dan seminar pengelolaan bank sampah. Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga. Selain menjaga kebersihan lingkungan, bank sampah juga memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan ekonomi keluarga. Model ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif dan berbasis aset efektif untuk solusi pengelolaan sampah di wilayah perdesaan. Kata kunci: Bank sampah, Kelestarian lingkungan, Peningkatan ekonomi Pengelolaan Sampah Terpadu untuk Kelestarian Lingkungan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa. (2025). Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom, 5(1), 43-54. https://doi.org/10.35719/ngarsa.v5i1.544 More Citation Formats ACM ACS APA ABNT Chicago Harvard IEEE MLA Turabian Vancouver AMA Download Citation Endnote/Zotero/Mendeley (RIS) BibTeX Downloads Download data is not yet available. References Dobiki, J. (2018). Analisis Ketersediaan Prasarana Persampahan di Pulau Kumo dan Pulau Kakara di Kabupaten Halmahera Utara. Spasial, 5(2), 220–228. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/spasial/article/view/20803/20494 Farkhan, M., Zamroni, M., Ardiansyah, G., & Hatta, M. (2019). Pembuatan Bak Sampah Untuk Peduli Lingkungan di Desa Ngaresrejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo. Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 32–37. https://doi.org/10.51804/AJPM.V1I1.320 Field, J. (2010). Modal Sosial. Kreasi Wacana. Irmal, I., Tura, T. B., Pranoto, P., Jasmani, J., & Surgiarti, E. (2020). Penyuluhan Wirausaha untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga dengan Daur Ulang Barang Bekas Desa Mekarsari Kabupaten Bogor. Baktimas : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(2), 90–94. https://doi.org/10.32672/btm.v2i2.2130 Kemenkes Republik Indonesia (2018). Bersama Selesaikan Masalah Kesehatan. Kemenkes.Go.Id. https://www.kemkes.go.id/article/view/18012900004/together-overcoming-health-problem-.html. Kemenko PMK. (2023). 7,2 Juta Ton Sampah di Indonesia Belum Terkelola Dengan Baik. Kemenkopmk.Go.Id. https://www.kemenkopmk.go.id/72-juta-ton-sampah-di-indonesia-belum-terkelola-dengan-baik Nasution, S. R., Rahmalina, D., Sulaksono, B., & Doaly, C. O. (2019). Ibm: Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Kerajinan Tangan Di Kelurahan Srengseng Sawah Jagakarsa Jakarta Selatan. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 6(2). https://doi.org/10.24912/jitiuntar.v6i2.4119 Paeno, P., Kasmad, K., Sunarsi, D., Maddinsyah, A., & Supiyan, D. (2020). Pemanfaatan Sampah Plastik Untuk Kerajinan Rumah Tangga Taman Belajar Kreatif Mekar Sari. Baktimas : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 57–61. https://doi.org/10.32672/btm.v2i1.2104 Purwaningrum, P. (2016). Upaya Mengurangi Timbulan Sampah Plastik Di Lingkungan. Indonesian Journal Of Urban And Environmental Technology, 8(2), 141–147. https://doi.org/10.25105/urbanenvirotech.v8i2.1421 Purwanto, I., Fatimah, D. D. S., & Partono, P. (2013). Perancangan Sistem Informasi Transaksi Tabungan Bank Sampah Garut. Jurnal Algoritma, 9(2), 254–265. https://doi.org/10.33364/algoritma/v.9-2.254 Sejati, K. (2009). Pengolahan Sampah Terpadu. Kanisius. Sulistiyorini, N. R. S., Darwis, R. S., & Gutama, A. S. (2016). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Di Lingkungan Margaluyu Kelurahan Cicurug. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 414. https://doi.org/10.24198/jppm.v3i3.13786 Utami, B. D., Indrasti, N. S., & Dharmawan, A. H. (2008). Pengelolaan Sampah Rumahtangga Berbasis Komunitas: Teladan dari Dua Komunitas di Sleman dan Jakarta Selatan. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 2(1), 49–68. https://doi.org/https://doi.org/10.22500/sodality.v2i1.5893 Wardany, K., Sari, R. P., & Mariana, E. (2020). Sosialisasi Pendirian “Bank Sampah” Bagi Peningkatan Pendapatan Dan Pemberdayaan Perempuan Di Margasari. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 364–372. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v4i2.4348 Yogiesti, V., Hariyani, S., & Sutikno, F. R. (2010). Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat Kota Kediri. Jurnal Tata Kota Dan Daerah, 2(2), 95–102. Retrieved from https://tatakota.ub.ac.id/index.php/tatakota/article/view/113 Submitted 28-07-2025 Downloads Full Text (English) 28-07-2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Section Articles Copyright (c) 2025 Mohammad Rosyada, Tedi Sigit Pramono, Wildana Liziaroti, Nur Intisah, Muhammad Falih Zuhaid, Oktavia Maulatul Mu’tiqoh This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License. How to Cite Pengelolaan Sampah Terpadu untuk Kelestarian Lingkungan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa. (2025). Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom, 5(1), 43-54. https://doi.org/10.35719/ngarsa.v5i1.544 More Citation Formats ACM ACS APA ABNT Chicago Harvard IEEE MLA Turabian Vancouver AMA Download Citation Endnote/Zotero/Mendeley (RIS) BibTeX